
Mengapa Truk Listrik Lebih Hemat Dibanding Truk Diesel dalam 5 Tahun
Dipublikasikan pada : 22 September 2026
|
Terakhir diperbarui : 22 September 2026
|
Biaya operasional menjadi salah satu hal penting dalam pengelolaan armada. Seiring kebutuhan akan kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan, truk listrik mulai menjadi alternatif dari truk diesel. Namun, memilih kendaraan tidak cukup hanya berdasarkan harga beli. Biaya energi, perawatan, dan penggunaan juga perlu diperhitungkan agar sesuai dengan kebutuhan bisnis. Lalu, seberapa besar perbedaan biaya EV truck vs diesel truck selama lima tahun? Simak simulasinya berikut ini.
Memahami Total Cost of Ownership (TCO)
Total Cost of Ownership (TCO) membantu perusahaan melihat total biaya kendaraan selama digunakan, bukan hanya harga belinya.Pendekatan ini penting ketika membandingkan truk listrik dan truk diesel, terutama untuk melihat bagaimana biaya energi, perawatan, dan penggunaan memengaruhi total biaya kendaraan selama lima tahun. Beberapa biaya yang perlu diperhitungkan meliputi:
- Harga pembelian kendaraan.
- Biaya listrik atau bahan bakar.
- Biaya perawatan dan perbaikan.
- Biaya operasional lainnya.
- Nilai jual kembali kendaraan.
Perbandingan Biaya Truk Listrik dan Diesel
Dalam perbandingan EV truck vs diesel truck, truk listrik umumnya memiliki biaya energi dan perawatan yang lebih rendah. Motor listrik juga memiliki lebih sedikit komponen, sehingga perawatannya lebih sederhana.
Sementara itu, truk diesel biasanya memiliki harga beli lebih rendah dan fasilitas BBM yang mudah ditemukan. Truk listrik membutuhkan investasi awal lebih besar, termasuk fasilitas charging. Namun, biaya energi dan perawatan juga mempengaruhi total biaya kendaraan.
Simulasi Penghematan Selama 5 Tahun
Sebagai gambaran, biaya kendaraan dapat dihitung dari jarak tempuh, konsumsi energi, perawatan, dan harga energi. Jika digunakan rutin, truk listrik berpotensi menghemat biaya listrik dan perawatan dari tahun ke tahun. Namun, hasil akhirnya tetap bergantung pada kondisi dan pola operasional masing-masing armada. Berikut contoh simulasinya:
| Periode | Truk listrik | Truk diesel |
| Awal pembelian | Awal pembelian | Harga lebih rendah |
| Tahun 1–2 | Biaya operasional lebih rendah | Biaya BBM dan perawatan lebih tinggi |
| Tahun 3–4 | Penghematan mulai menutup selisih harga | Biaya operasional terus berjalan |
| Tahun 5 | Berpotensi lebih hemat | Total biaya lebih tinggi |
Dengan biaya operasional lebih rendah, truk listrik berpotensi memberikan keuntungan jangka panjang. Namun, hasil perhitungan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap armada.
Faktor yang Memengaruhi Penghematan Truk Listrik
Besarnya penghematan truk listrik bisa berbeda pada setiap perusahaan. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan seperti:
- Jarak tempuh: Semakin tinggi intensitas penggunaan, semakin besar potensi penghematan biaya energi.
- Harga energi: Perubahan harga listrik dan BBM dapat memengaruhi biaya operasional.
- Karakteristik rute: Kondisi jalan, kemacetan, dan kontur rute dapat memengaruhi konsumsi energi.
- Kapasitas angkut: Beban yang dibawa berpengaruh terhadap kebutuhan energi kendaraan.
- Infrastruktur charging: Ketersediaan dan kapasitas fasilitas pengisian perlu disesuaikan dengan kebutuhan armada.
Apakah Truk Listrik Lebih Ekonomis untuk Bisnis?
Efisiensi armada dapat membantu perusahaan menekan biaya operasional dalam jangka panjang,arena itu, truk listrik tidak hanya menawarkan potensi pengurangan emisi, tetapi juga dapat mendukung efisiensi biaya ketika digunakan pada rute dan kebutuhan operasional yang sesuai.
Penghematan truk listrik perlu dilihat dari total biaya kepemilikan, bukan hanya harga pembelian. Periode lima tahun dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang biaya operasional dan kelayakan ekonomi kendaraan listrik. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang solusi kendaraan listrik dan transportasi komersial, Anda dapat mengenal berbagai inovasi dari INVI Indonesia.
FAQ
Apakah truk listrik memiliki nilai jual kembali yang baik?
Nilai jual kembali dipengaruhi oleh kondisi kendaraan, usia baterai, teknologi, dan perkembangan pasar kendaraan listrik.
Bagaimana pengaruh umur baterai terhadap nilai ekonomis truk listrik?
Umur dan kondisi baterai dapat memengaruhi performa serta nilai kendaraan. Karena itu, pengelolaan dan perawatan baterai menjadi bagian penting dari TCO.
Apakah perusahaan perlu menyiapkan infrastruktur charging sendiri?
Kebutuhannya bergantung pada pola operasional armada. Jika kendaraan digunakan secara rutin, perusahaan dapat mempertimbangkan menyediakan fasilitas charging di lokasi operasional.
Kapan waktu yang tepat bagi perusahaan untuk mulai beralih ke truk listrik?
Waktu yang tepat bergantung pada jarak tempuh, rute, kebutuhan angkut, biaya energi, serta kesiapan infrastruktur. Analisis TCO dapat membantu perusahaan membandingkan biaya truk listrik dan truk diesel sebelum menentukan pilihan.