Bus Listrik Transjakarta: Transformasi Transportasi Ramah Lingkungan di Jakarta 

Bus Listrik Transjakarta: Transformasi Transportasi Ramah Lingkungan di Jakarta 

Dipublikasikan pada : 6 Mei 2026

|

Terakhir diperbarui : 9 Juni 2026

|

Penulis : INVI

Bus listrik Transjakarta menjadi salah satu simbol transformasi transportasi publik menuju mobilitas yang lebih bersih, modern, dan berkelanjutan. Sebagai operator Bus Rapid Transit (BRT) terbesar di Indonesia, Transjakarta terus mempercepat elektrifikasi armada untuk mendukung pengurangan emisi dan meningkatkan kualitas udara di Jakarta. 

Langkah ini tidak hanya menjawab kebutuhan transportasi perkotaan yang semakin kompleks, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya mencapai target net zero emission serta menciptakan sistem transportasi publik yang lebih efisien bagi masyarakat. berkelanjutan di ibu kota. 

Apa Itu Bus Listrik Transjakarta?

Bus listrik Transjakarta merupakan armada angkutan umum yang menggunakan motor listrik sebagai sumber penggerak utama. Berbeda dengan bus berbahan bakar diesel, bus listrik tidak menghasilkan emisi gas buang secara langsung sehingga lebih ramah terhadap lingkungan.  

Selain mengurangi emisi, bus listrik menjadi solusi yang semakin relevan di tengah fluktuasi dan kenaikan harga BBM. Dengan memanfaatkan energi listrik sebagai sumber penggerak utama, operator transportasi dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus menciptakan struktur biaya operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Perkembangan Armada Bus Listrik di Transjakarta

Elektrifikasi armada Transjakarta dimulai secara bertahap melalui berbagai program uji coba dan implementasi operasional. Seiring meningkatnya kebutuhan transportasi rendah emisi, jumlah armada bus listrik terus bertambah dan mulai melayani berbagai koridor strategis di Jakarta. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Transjakarta bahkan telah menetapkan target ambisius untuk menjadikan seluruh armada Transjakarta berbasis listrik pada tahun 2030. Target tersebut menjadi bagian dari roadmap transportasi berkelanjutan Jakarta. 

MengapaTransjakarta Mengadopsi Bus Listrik?

1. Ramah Lingkungan

Sektor transportasi merupakan salah satu penyumbang emisi di kawasan perkotaan. Penggunaan bus listrik membantu mengurangi emisi karbon karena tidak menghasilkan emisi langsung selama beroperasi. 

2. Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Bus listrik beroperasi dengan suara lebih halus dan minim getaran. Kondisi ini membuat perjalanan terasa lebih nyaman, terutama bagi penumpang yang menggunakan Transjakarta bus listrik setiap hari.

3. Efisiensi Energi yang Lebih Baik

Motor listrik memiliki efisiensi energi yang lebih tinggi dibandingkan mesin pembakaran internal. Selain itu, biaya energi listrik cenderung lebih stabil dibandingkan bahan bakar fosil sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi operasional jangka panjang.

4.  Mendukung Net Zero Emission

Langkah ini sejalan dengan target jangka panjang untuk mencapai net zero emission. Melalui bus listrik, sistem transportasi publik di Jakarta bergerak menuju solusi yang lebih berkelanjutan.

Rute Bus Listrik Transjakarta

Bus Transjakarta listrik kini telah beroperasi di berbagai rute strategis, di antaranya:

  • Blok M – Kota;
  • Ragunan – Galunggung;
  • Kampung Melayu – Ancol;
  • Dan berbagai koridor lain dalam jaringan Transjakarta;

Dengan ekspansi armada yang terus berjalan, semakin banyak rute Transjakarta menghadirkan bus listrik, sehingga jangkauan layanan ramah lingkungan semakin luas di ibu kota.

Uji Coba Bus Listrik Higer Bersama Transjakarta

Sebagai bagian dari percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional, PT Energi Makmur Buana (INVI) bersama Transjakarta melakukan uji coba bus listrik Higer 12 meter high floor dan Higer 7,5 meter high deck.

Uji coba ini dilakukan untuk mengevaluasi berbagai aspek operasional, mulai dari performa kendaraan, efisiensi energi, kenyamanan penumpang, hingga kesesuaian dengan kebutuhan operasional Transjakarta.

Melalui pendekatan end-to-end solution, INVI tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik, tetapi juga mendukung pengembangan ekosistem melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya dan layanan purna jual. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi transportasi listrik dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Masa Depan Bus Listrik Transjakarta

Transjakarta menargetkan seluruh armadanya beralih menjadi bus listrik pada tahun 2030 sebagai bagian dari transformasi menuju transportasi publik yang lebih ramah lingkungan. Dengan dukungan teknologi, infrastruktur, dan kolaborasi berbagai mitra strategis, bus listrik diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung mobilitas perkotaan yang berkelanjutan di Jakarta.